MHMMD bagi Pegawai PLN Pusdiklat : Tidak ada Kata Terlambat untuk Perubahan Mind-Set
"Kalau menurut saya, kita tidak usah terpengaruh dari kondisi seperti itu. Bila kita sudah menetapkan fokus ingin menjadi apa, kita mantapkan niat saja. Kalau pun akhirnya tidak kesampaian, yg penting kita sudah berusaha maksimal," demikian salah seorang peserta menimpalinya.
Potongan komentar tersebut mengemuka di Pelatihan MHMMD untuk Pegawai PT. PLN (Persero) Pusdiklat-Udiklat Angkatan Pertama, di Udiklat Pandaan, 18-20 November 2009 diikuti oleh 32 orang peserta dari sejumlah Udiklat dan Pusdiklat. Setelah itu bergulirlah Angkatan kedua (Udiklat Semarang, 24-26 November yang diikuti 54 orang peserta), Angkatan ketiga dan Keempat (Udiklat Suralaya, 8-13 Desember , 41 orang dan 24 orang peserta), dan Angkatan Kelima (Udiklat Semarang, 15-17 Desember dengan 56 orang peserta). Secara keseluruhan, pegawai PT. PLN (Persero) Pusdiklat-Udiklat yang telah mengikuti pelatihan MHMMD berjumlah 207 orang. Dari jumlah itu ada 26 orang peserta dari keluarga baru PT. PLN (Persero) Pusdiklat, yaitu dari Museum Listrik dan Energi Baru yang berlokasi di TMII, Jakarta.
Pelatihan MHMMD untuk para pegawai yang bertahun-tahun berperan sebagai penyelenggara bahkan menjadi intruktur dalam kegiatan pelatihan memiliki arti yang sangat penting. Pengalaman menjadi peserta pelatihan untuk mereka adalah sebuah pengalaman yang mahal dan berharga. Meski harus berjuang melawan tingkat resistensi tertentu, para peserta tetap antusias mengikuti semua sesi pelatihan. Dengan tingkat usia yang tidak seluruhnya fresh, mereka tetap berjuang untuk dapat menerima dan memahami seluruh materi pelatihan.
Perubahan mind-set yang menjadi salah satu tujuan utama pelatihan MHMMD memberikan stimulus yang cukup menarik bagi mereka. Selain itu, kesempatan untuk mendeteksi peluang, menetapkan fokus, dan mengurai rencana serta proses membuka cakrawala pikir yang cukup mengena untuk sejumlah peserta. Pada saat mengisi Peta Hidup, tidak sedikit peserta kembali merasa terharu karena segera menyadari bahwa hidup tidak lama lagi apalagi ketika muncul kesadaran bahwa belum banyak hal bermanfaat bagi hidup dan kehidupan yang dilakukan selama ini.
Akhirnya, hikmah bertemu dan menyambung silaturahim dengan sesama sahabat dari sejumlah udiklat memberikan atmosfer yang sangat menyenangkan. Bila biasanya mereka ada di posisi melayani dalam sebuah pelatihan kini mereka justru yang dilayani. Semoga pengalaman ini memberikan tambahan semangat kerja dan berkarya lebih baik lagi. Semoga.
Terima kasih banyak atas kepercayaan dan kerja sama yang luar biasa dalam lima kelas pelatihan ini. Semoga ini awal dari sebuah perjalanan panjang menuju ridho Allah. Amin. Bravo PLN Pusdiklat-Udiklat!